Artikel, Santai

Yang Harus Diperhatikan Ketika Loading

Artikel oleh : Reza Irwansyah

Loading adalah proses mengeluarkan alat (musik) dari satu tempat ke tempat lainnya. Proses loading bisa sekadar mengeluarkan alat dari ruang penyimpanan alat ke tempat latihan, atau bisa dari tempat latihan yang satu menuju ke tempat latihan lainnya. Alat-alat marching band yang sebagian besar berat membuat proses loading tidak boleh dilakukan sembarangan. Aktivitas loading, yang merupakan aktivitas kontinu jangka panjang yang dilakukan sepanjang jalannya proyek, tentu akan memberikan efek tertentu untuk ke depannya. Jika aktivitas ini dilakukan secara asal-asalan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan dampat yang buruk, atau yang langsung terasa dan terlihat mata (cedera).

Saya bukanlah seorang penggiat atau mahasiswa HSE, namun ada beberapa poin yang saya ketahui dari hasil membaca yang mungkin perlu atau wajib diterapkan ketika melakukan loading alat :

1. Gunakan otot kaki ketika akan mengangkat alat yang berat
Jangan membungkukkan badan ketika akan mengambil atau meletakkan alat yang berat. Berjongkok dengan menekuk satu kaki akan membuat badan menjadi lebih seimbang ketika akan mengangkat alat tersebut. Rasanya mungkin akan lebih berat ketika menggunakan otot kaki, tapi hal tersebut tidak seberat melihat mantan bersama pacar barunya.

2. Putar kaki ketika akan berbelok sambil membawa beban
Ketika loading, ada kalanya kita harus melalui jalan berbelok. Dalam posisi mengangkat beban, putarlah kaki ketika akan berbelok. Sangat tidak dianjurkan untuk memutar pinggang karena akan memberikan tekanan berlebih kepada cakram tulang punggung. Selain itu, sangat tidak dianjurkan untuk memutar waktu ke masa lalu karena kita harus bisa move on ke masa depan.

3. Dekatkan alat dengan tubuh untuk mengurangi tekanan
Semakin dekat alat dengan tubuh, berat alat akan terasa semakin berkurang. Jika memungkinkan, memeluk alat yang diangkat akan lebih baik. Tidak disarankan untuk memeluk yang main alat karena sudah ada yang punya.

4. Gunakan postur yang baik saat membawa alat
Postur yang dipelajari ketika display dan drill harus digunakan ketika loading. Ketika membawa alat, jangan membungkuk atau kayang. Hal tersebut akan mempengaruhi tulang punggung dan tanpa sadar membentuk postur yang buruk. Jika memang sudah terlanjur kayang, silahkan hubungi orang tuanya agar bisa diproses lebih serius.

5. Pastikan pandangan tidak terhalang ketika loading
Di luar faktor ergonomis di atas, yang perlu diperhatikan juga adalah jangan loading alat sampai menutupi pandangan. Selain berbahaya, loading alat sampai menutupi pandangan secara otomatis akan membuat kita membengkokkan punggung ke samping agar bisa melihat si dia di depan dengan lebih jelas. Kembali ke nomor 4, tidak menggunakan postur yang baik ketika membawa alat yang berat akan berdampak tidak baik untuk tubuh.

Selain itu, mengutamakan pria untuk membawa alat lebih berat juga dianjurkan. Bukan karena faktor gentlemen atau tidak, hal tersebut memang diatur oleh ISO Standard 11228 Part 1: Lifting bahwa berat ideal beban untuk pria tidak lebih dari 25 kg, dan untuk wanita tidak lebih dari 15 kg. Lebih dari itu, disarankan untuk diangkut oleh lebih dari 1 orang.

Demikian yang bisa saya share untuk teman-teman semua. Don’t sacrifice yourself for your instrument. Semoga dapat lebih menerapkan loading sehat ke depannya. Jika ada masukan, tambahan, atau koreksi, silahkan dikemukakan di kolom komentar di bawah 😀

Sumber : Berbagai sumber

 Ingin tulisanmu dimuat juga? Baca caranya di sini