Artikel, Tip dan Trik

Manajemen Waktu di Marching Band

Artikel oleh : Reza Irwansyah

Tidak bisa dipungkiri, latihan marching band memakan waktu yang cukup banyak dalam keseharian kita. Setiap minggunya, kita bisa latihan sekitar 12-20 jam, belum lagi jika sudah memasuki masa intensif, bisa mendekati bahkan melebihi jam kerja karyawan dalam seminggu. Karena hal tersebut pula lah, istilah ‘seleksi alam’ sangat melekat dalam kehidupan di masyarakat marching band. Hanya mereka yang bisa beradaptasi dengan kehidupan seperti itu yang dapat bertahan di MB. Mereka yang tidak terbiasa dengan kehidupan disiplin dan manajemen waktu yang ketat tersebut tentu akan memilih mundur agar dapat menikmati waktu luang mereka lebih banyak.

Banyaknya waktu yang dihabiskan untuk latihan mau tidak mau membuat anggotanya memutar otak agar dapat mengefisiensikan waktu yang ada untuk melakukan hal lain. Tugas kuliah, keikutsertaan di organisasi lain, kehidupan bersama teman-teman, keluarga, dan lainnya tentu menjadi hal-hal yang harus bisa diatur sedemikian rupa agar semua berjalan selaras.

Untuk membantu teman-teman menjalani kehidupan yang selaras, saya punya beberapa tips yang mungkin dapat membantu :

1. Move faster, no delay

Kalau kamu punya kebiasaan menunda-nunda mengerjakan tugas, kamu sebaiknya mulai menghilangkan kebiasaan tersebut. Kerjakan tugas di hari yang sama dengan diberikannya tugas tersebut akan membuat kamu lebih produktif dan tidak kelimpungan saat mendekati deadline.

2. Break down!

Sebagai anak sekolah atau pun anak kuliah, kamu tentu memiliki tugas dan deadline segunung. Pecahlah tugas segunung tersebut menjadi bukit-bukit kecil. Buatlah agar bebanmu tidak terlalu berat setiap harinya. Tentukan pula prioritas mana tugas yang seharusnya kamu kerjakan dahulu. Yang penting, kamu komitmen untuk menyelesaikan bukit-bukit tersebut agar bukit-bukit tugasmu telah menjadi gunung yang siap dikumpulkan di tanggal deadline.

3. Maximize time with friends

Maksimalkan waktumu di sekolah/kampus dan juga waktu di luar latihan untuk ngumpul bersama teman-temanmu. Jangan sampai teman-temanmu yang lain merasa terabaikan karena kamu sibuk latihan. Kan asik kalau kita GPMB terus teman-teman di sekolah, di kampus, di rumah, di kantor, datang ke Istora untuk mendukung kita.

4. Be the first!

Kalau kamu punya banyak tugas yang harus dikerjakan secara berkelompok, pastikan kamu menjadi orang paling rajin di kelompokmu. Selesaikan bagianmu lebih awal dari yang lain. Kalau memungkinkan, bantulah bagian tugas dari teman-temanmu agar kamu tidak ada masalah saat tidak bisa ikut kumpul kelompok karena latihan.

Kamu tetap wajib datang kerja kelompok? Jadilah yang pertama di sectionmu. Jadilah orang yang paling pertama menguasai materi yang akan menjadi bahan latihan di hari yang akan kamu tinggalkan tersebut. Kalau memungkinkan, kamu sudah membantu teman-teman sectionmu untuk menguasai materi tersebut sebelumnya. Intinya, selalu jadi yang pertama!

5. Family quality time

Kebersamaan dengan keluarga adalah hal yang penting. Agar dapat menjaga hubunganmu dengan keluarga tetap harmonis, pastikan kamu memaksimalkan waktu ketika keluargamu sedang kumpul lengkap. Keluargamu mungkin juga tidak akan selalu ada setiap saat, entah ada kalanya ayah kerja, ibu kerja, adik sekolah, atau kakak kuliah. Nah, di saat ada kesempatan semua bisa berkumpul dan kamu sedang bisa di rumah, cobalah untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang mengganggu kesempatan tersebut, seperti gadget, menonton TV series kesayangan di laptop, dan sebagainya. Satu hari di rumah dengan berkualitas lebih baik daripada setiap hari di rumah tapi tidak banyak berinteraksi.

6. Focus and maximize

Hindari tambahan. Ya! Kamu sudah lelah latihan dengan durasi yang panjang tersebut tapi masih harus tambahan? Itu bukanlah hal yang bagus. Manfaatkan waktu latihanmu dengan maksimal. Fokus dan tingkatkan kemampuanmu dengan waktu latihan yang disediakan. Itu adalah sebuah kerugian jika kamu harus sampai tambahan karena tidak fokus dan tidak dapat meningkatkan skill di waktu latihan. Tumbuhkanlah sikap tidak ingin rugi (dalam arti positif) agar kamu bisa memanfaatkan waktu di luar latihan regular untuk hal lainnya.

Demikianlah sedikit tips yang dapat saya share ke teman-teman. Tips-tips di atas harus disertai juga dengan manajemen fokus dan manajemen komitmen yang mumpuni. Percuma kalau kamu sudah mengatur waktu dan kegiatanmu dengan baik tapi fokusmu masih berantakan. Atau, percuma juga jika hidupmu sudah diatur dengan baik tapi kamu tidak ada komitmen untuk menjalankannya.

 Ingin tulisanmu dimuat juga? Baca caranya di sini