Berita Terbaru

Bandung Marching Band Championship 2015 : Day 2

Salam Insan Marching Band Indonesia!

Minggu, 18 Oktober 2015 merupakan hari kedua Bandung Marching Band Championship. MBUI tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti dua mata lomba, yaitu Percussion Battle dan Color Guard Contest. Setelah di hari pertama MBUI menjuarai mata lomba Brass Band Contest, kini giliran Drumline dan Color Guard yang siap menggondol piala juara ke Kota Belimbing.

Percussion Battle

Bertempat di GOR C-Tra Arena, Bandung, kompetisi percussion battle tahun ini diisi oleh 13 peserta. Tidak adanya peserta yang berasal dari luar Indonesia membuat seluruh perhatian tertuju pada 2 unit yang menjadi unggulan dalam percussion battle tahun ini, yaitu MBUI dan sang tuan rumah, Locomotive. Selain kedua unit tersebut, mata lomba ini juga diikuti oleh Nada Syiar Daar El-Qolam, Delta Corps Sidoarjo, MBWG ITB, dan unit-unit lain yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia.

Sekitar pukul 11.30, kompetisi percussion battle dimulai dengan babak kualifikasi. Pada babak ini, masing-masing unit akan show di depan juri untuk dilakukan penilaian yang akan menentukan peringkat. Peringkat inilah yang menentukan siapa yang akan menghadapi siapa pada fase battle setelah kualifikasi.

Di babak kualifikasi, MBUI tampil sebagai yang terbaik dengan skor 83,00. MBUI mengungguli Locomotive di tempat kedua (81,10) dan kejutan asal Medan, Drumline for Amelia, di tempat ketiga dengan skor 76,00. Hasil tersebut membuat ketiganya berhak memperoleh tie untuk langsung lolos ke babak perempat final. MBUI akan menunggu pemenang antara Gita Handayani vs Gita Teladan.

MBUI di Kualifikasi

MBUI di Babak Kualifikasi

Di babak perempat final, MBUI akhirnya menghadapi Gita Handayani yang di babak pertama tidak banyak kejutan dengan memulangkan Gita Teladan. Vakum mengikuti perhelatan drum battle lebih dari 3 tahun, MBUI jelas patut mewaspadai kejutan yang mungkin dihadirkan Gita Handayani. Bukan tanpa alasan, sebab, unit asal Aceh tersebut merupakan juara 3 percussion battle BMBC edisi 2014, hanya kalah dari E-Sarn Drumline (Thailand) dan Red Gate Percussion. Ditambah, peringkat di kualifikasi seolah tidak menentukan apapun setelah Vincero, yang mendapat peringkat 12 di kualifikasi, mampu menyisihkan PDBI Kota Tangerang yang di babak kualifikasi mendapat peringkat 5!

Berhadapan dengan lawan yang tidak mudah, MBUI sanggup menunjukkan ketenangan dan determinasi yang luar biasa. Konten yang memukau dan eksekusi yang baik akhirnya memaksa Gita Handayani angkat koper lebih cepat. Battle sempat diwarnai ketegangan setelah juri melakukan diskusi yang cukup panjang sebelum akhirnya mampu memutuskan pemenang di antara keduanya. Suasana yang cukup membuat harap-harap cemas para pendukung MBUI kalau mengingat battle antara Vincero dan PDBI Kota Tangerang beberapa saat sebelumnya.

IMG_4432

Show Battle!

Di semifinal, MBUI menghadapi perwakilan Tangerang, Gita Wibawa Praja (GWP). Seolah mempunyai magis tersendiri, juri lagi-lagi harus melakukan diskusi panjang untuk menentukan pemenang antara MBUI dan GWP. Kondisi tegang yang sama yang harus dihadapi lagi oleh para pendukung MBUI yang berharap tidak ada kejutan yang diterima oleh unit kesayangannya. Ketegangan di tribun langsung berubah menjadi sorakan saat MBUI dinyatakan sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak final. MBUI akan menunggu pemenang antara Locomotive dan Halleluya Tomohon.

Win!

Win!

Dream Final!!! Sang tamu, MBUI, berhadapan dengan tuan rumah Locomotive di babak final. Meski pun di babak kualifikasi MBUI sanggup mengungguli Locomotive, pertemuan keduanya di babak final tetap tidak dapat diprediksi. MBUI tampil dengan motivasi tinggi setelah di mata lomba Brass Band Contest sanggup mengungguli tuan rumah. Sedangkan, Locomotive sendiri tentu tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya dari sang tamu sekaligus mengembalikan dominasi mereka di ajang percussion battle BMBC.

Baik MBUI dan Locomotive saling menampilkan pertunjukkan battle berkelas. Tepuk tangan penonton tidak berhenti menyambut tiap penampilan yang dibawakan kedua unit. MBUI dengan jersey hitam dan topi khas mereka berhadapan dengan Locomotive yang menggunakan kostum biru bernuansa tradisional.

Untuk ketiga kalinya, battle yang melibatkan MBUI membuat juri membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk berdiskusi. Akhirnya, setelah berdiskusi dan berdebat panjang, juri memutuskan untuk memberikan gelar juara kepada Locomotive. Bagi MBUI, hasil ini menggenapi raihan mereka menjadi hattrick runner up setelah meraih juara 2 sebanyak tiga kali berturut-turut di ajang drumbattle, yaitu pada IOMBC 2011, TIMBC 2012, dan BMBC 2015.

Final

Euphoria Final MBUI vs Locomotive

Pasukan Percussion Battle BMBC 2015 :

Snare Drum :

  1. Wahyu Angko Saputro
  2. Hamzah Fadhlurahman
  3. Faishal Farras
  4. Bima Mediristanto
  5. Rafif Bagoes Zikri
  6. Mahdi Haris

Quint Tom :

  1. Febrialdy
  2. Nadhilah Zhafira
  3. Rizky Maulana
  4. Disatya Aunura Bianda

Cymbal Marching :

  1. Intan Fajri Bestari
  2. Shoffi Hanifa
  3. Kautsar Irnando Yoseph
  4. Perkasa Mega Dwiguna

Bass Drum :

  1. Kenny Eristia Larasati
  2. Diah Ayu Lestari
  3. Shafira Putri Ramawidjaja
  4. Mila Rosa Pavilia
  5. Tantra Pramodha

Color Guard Contest

Setelah mengikuti mata lomba penuh adrenalin ala percussion battle, tim Color Guard MBUI pun hadir untuk menetralisir ketegangan di arena melalui mata lomba color guard contest. Mata lomba ini diikuti oleh 8 tim, di antaranya adalah Gita Handayani, Bahana Suara Tapin, dan (lagi-lagi) Locomotive.

Dalam mata lomba divisi open terakhir ini, MBUI membawakan tema ‘Skater Waltz’, sebuah musik klasik gubahan Emile Waldteufel. Lagu yang biasa menjadi pengiring tarian dansa tersebut dibawakan MBUI di atas latar yang mewakili guratan tinta lukis. Para pemain MBUI sendiri menggunakan kostum yang unik : pakaian serba hitam yang dilapisi oleh pakaian berumbai yang terbuat dari plastik. Perpaduan latar dan pemain di lapangan akan membuatmu seolah melihat kuas yang sedang melukis.

Kuas

Ready, Color Guard!

Selama 10 menit, Pasukan Color Guard beberapa kali mampu membuat penonton bertepuk tangan dengan meriah karena penampilannya. MBUI sendiri tampil memukau disepanjang showtime dan mengakhiri penampilannya dengan solo guard oleh Nanda Hermawan.

Ending

Solo Color Guard

Dalam perhelatan kali ini, MBUI sukses mengunci juara 1 umum di mata lomba Color Guard Contest. Hasil ini didukung oleh keberhasilan Color Guard MBUI dalam meraih di berbagai caption seperti :

1. Juara 1 Movement Analysis

2. Juara 1 General Effect

3. Juara 1 Ensemble Analysis

4. Juara 3 Individual Equipment

Showtime

Showtime!

Torehan yang diraih teman-teman Color Guard sekaligus menutup partisipasi MBUI di ajang BMBC 2015 setelah sebelumnya meraih juara 1 di mata lomba Brass Band Contest dan juara 2 di mata lomba Percussion Battle.

Pasukan Color Guard Contest BMBC 2015 :

  1. Shabrina Kitti
  2. Muhammad Fauzi
  3. Lala Berlianti Asy Asyifa
  4. Gheby Azizah Rahmaniah
  5. Herlambang Abytama
  6. Sarah Mustika Putri Aditya
  7. Nadya Indah Dwijayanti
  8. Nanda Hermawan
  9. Deswina Kirana Putri
  10. Dwiyacita Listosari
  11. Amalia Maylinda
  12. Alberto Christopher
  13. Sri Septiani Kurnia
  14. Desi Shofiyyatul Ulfa
  15. Rina Anggraeni
  16. Nurhanifah
  17. Shintya Zulkarnaen

Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang selalu mendampingi dalam setiap perjalanan MBUI. Kami mengucapkan terima kasih atas setiap doa dan dukungan baik dukungan moril maupun materil hingga MBUI dapat mencapai kejuaraan BMBC ini. Setiap partisipasi dari berbagai pihak akan bermakna besar untuk kelangsungan eksistensi MBUI.

Berikut adalah rekapitulasi hasil yang didapat MBUI di ajang BMBC 2015 :

  1. Juara 1 Divisi Open Brass Band Contest (83,00)
  2. Juara 2 Divisi Open Percussion Battle (83,00*)
  3. Juara 1 Divisi Open Color Guard Contest (75,6)

Terima kasih atas perhatiannya,

Salam Hangat,
MBUI 2015

*qualification round